BERLIAN - ini cara bedakan berlian asli dengan zirkonia kubik - zahira jewellery

BERLIAN - ini cara bedakan berlian asli dengan zirkonia kubik

1 minggu yang lalu      Emas dan Berlian

Zirkonia kubik (atau CZ) ialah bentuk kristalin dari zirkonium dioksida (ZrO2). Bahan sintesisnya keras,terlihat mulus dan seringkali jernih, tetapi dapatdiciptakan dalam sekian banyak  warna. Mineral ini tidak sama dengan zirkon, suatu zirkonium silikat (ZrSiO4). Nama mineral ini kadang salah dinamakan sebagai "zirkonium kubik".

Karena harganya yang rendah, daya tahan, dan keserupaannya dengan intan, zirkonia kubik sintesis masih menjadi pesaing terpenting secara gemologi dan ekonomiuntuk intan semenjak 1976. Moisanit sintesis hadir sebagai pesaing barunya sebagai batu permata sintesis.

Sebuah Berlian tiruan bukanlah Berlian sintetis, sebab Berlian sintetis ialah Berlian yang nyata (meskipun diproduksi di laboratorium bukannya natural oleh alam). Sebuah batu tiruan adalahbahan alami atau sintetis yangdapat menyerupai batu pribumi yang ditirunya denganongkos produksi yang lebih rendah.

 

Sebuah Berlian tiruan mestilah keras (karena Berlian mempunyai kekerasan 10 skala Mohs), memperlihatkan kecemerlangan yang baik, dan mempunyai warna yang serupa dengan Berlian asli. Banyak bahan sudah dicoba, mulai dari kaca bertimbal (Rhinestone) hingga batu permata alami laksana Sapphire (Safir) putih, Spinel, dan Zircon.

Sekitar tahun 1946, sejumlah bahan sintetis ditawarkan di pasar sebagai simulan Berlian, laksana Synthetic Rutile (Titanium Oxide), Strontium Titanite, dan YAG (Yttrium Aluminum Garnet). Semua material ini terbukti tidak cukup ideal; Synthetic Rutile mempunyai terlalu tidak sedikit kemilau api dan paling jelas tampak palsunya, sedangkan Strontium Titanite jauh terlalu empuk (kekerasannyamelulu 5,5 skala Mohs). YAG sebetulnya sedikit lebih baik, namun pada tahun 1970-an, tergantikan oleh kesuksesan tiruan Berlian lainnya, Cubic Zirconia.

Juga dikenal dengan singkatan CZ, Cubic Zirconia ialah Zirconium Dioxide yang disintesis di laboratorium. Nama “Cubic” mengindikasikan bahwa Zirconia diproduksi untukmenyusun kristal kubik, laksana Berlian. Bentuk stabilnya ialah kristal Monoclinic, laksana Spodumene atau Sphene. Sebuah stabilizer eksklusif harus dipakai untuk membuat Zirconia dalam kristal kubik.

Cubic Zirconia mempunyai kekerasan 8 hingga 8,5 skala Mohs, indeks bias 2,15 hingga 2,18, dan dispersi 0,058hingga 0,066 yang lumayan serupa dengan Berlian asli. Bahkan penampilan CZ sangat serupa dengan Berlian sehingga dapat menipu banyak sekali orang yang tidak pernah menangani Berlian sebelumnya. Di samping itu,ongkos produksi CZ yang rendah ialah daya tarik utamanya.

Bagi seorang Gemologist, CZ cukuplah gampang untuk dideteksi. Tes sederhana ialah dengan memakai tester Berlian dengan Thermal Probe. Berlian ialah konduktor panas yang paling baik, sebab itulah kenapa Berlian terasa dingin saat disentuhkan ke bibir Anda. Sedangkan CZ, seperti banyak sekali simulan Berlian lainnya, ialah isolator panas.

Ada sejumlah perbedaan beda antara Cubic Zirconia dengan Berlian. CZ seringkali sangat bening tanpa cacat internal (Internally Flawless: sempurna, tidak terdapat inklusi sama sekali) dan benar-benar tidak berwarna, sedangkan mayoritas Berlian memiliki sejumlah ketidaksempurnaan internal dan terdapat rona warna kuningnya. CZ pun diproduksi dalam format warna lainnya yang dimaksudkan guna meniru Berlian mewah lainnya (seperti kuning, oranye, merah muda, hijau, dan hitam). CZ lebih empuk daripada Berlian dan tentu akan menemukan goresan seiring berjalannya waktu. CZ mempunyai berat jenis yang paling tinggi 5,6 hingga 6 sedangkan Berlianmelulu 3,5 hingga 3,53. Oleh sebab itu, CZ satu karatbakal jauh lebih kecil daripada Berlian satu karat.

 

cara membedakan berlian asli dan zirkon

Zirkonia kubik pun terkenal mempunyai spektrum warna yang lebih luas dikomparasikan Berlian asli saat disinari. Berlian pribumi berkilau dan seharusnya bayangannya mayoritas tidak berwarna, sedangkan zirkonia kubik bisa memproyeksikan kilauan berwarna. Salah satu uji yang biasa disebarkan untuk memahami apakah suatu batu tersebut Berlian pribumi atau tidakialah dengan menggoreskan kaca dengan Berlian tersebut. Menurut keyakinan orang kebanyakan, bilamana Berlian yang digores pada kaca tidak menciptakan Berlian itu tergores, maka berarti Berlian itu asli.

Namun sejumlah Zirkonia kubik berbobot berkualitas tinggipun dapat menggores kaca, sampai-sampai uji inisebetulnya bukan teknik mutlak menilai Berliantersebut asli atau palsu.

 




Komentar Artikel "BERLIAN - ini cara bedakan berlian asli dengan zirkonia kubik"